Inilah Alasan Channel Youtube Ditolak Monetisasi

“Inilah alasan channel Anda tidak memenuhi syarat untuk monetisasi” merupakan kalimat dalam dasbor channel Youtube yang dapat membuat lemas youtuber. Bayangkan, sekian lama, bahkan berbulan-bulan, untuk memenuhi 2 syarat pengajuan monetisasi (monetize) yaitu 1000 subscribe dan 4000 jam tayang telah didapat, namun balasannya adalah “ditolak” karena tidak memenuhi syarat.

Saat ini ada persyaratan baru di awal tahun 2018 bagi youtuber baik itu yang baru maupun yang lama, yaitu mengharuskan channel mendapatkan 4.000 jam waktu tonton dalam 12 bulan terakhir (sedang berlangsung) dan memiliki 1.000 subscriber (total) agar dapat ditinjau untuk mengikuti program monetize video. Kamu harus mencapai keduanya. Jika channel memiliki kurang dari 1.000 subscriber atau mendapatkan kurang dari 4.000 jam waktu tonton, maka channel tersebut tidak memenuhi kedua persyaratan program monetize. Ini ada beberapa tips mendapatkan penghasilan Youtube yang bisa dibaca.

Alasan Ditolak Monetisasi

Alasan Channel YuoTube Tidak Memenuhi Syarat Monetize

Alasan-alasan ini disampaikan di dasbor creator studio Youtube tentang channel kamu tidak memenuhi syarat untuk monetisasi. Selain itu, ada pemberitahuan penolakan yang disampaikan lewat email.

Inilah alasan channel Anda tidak memenuhi syarat untuk monetisasi

Alasan channel Anda dinyatakan tidak patuh: Duplikasi

Dalam sebagian besar kasus, Anda tidak dapat mengupload ulang konten milik orang lain kecuali jika Anda mendapatkan izinnya terlebih dahulu. Ingat: Memberi kredit video kepada pemilik konten atau menyatakan bahwa “tidak ada maksud melanggar hak cipta” tidaklah cukup.

Berikut beberapa jenis konten yang terikat hak cipta:

  • Karya audiovisual seperti acara TV dan film
  • Rekaman suara dan komposisi musik
  • Karya visual dan tulis, termasuk lukisan, poster, artikel, dan buku
  • Karya drama, misalnya teater dan musikal
  • Video game dan software komputer

Video mana yang tidak layak?

Video kamu tidak layak jika berisi konten yang tidak kamu buat atau mendapatkan izin untuk digunakan dari pembuatnya. Kamu harus dapat menunjukkan izin tertulis untuk elemen video berikut:

  • Audio: rekaman dengan hak cipta, pertunjukan langsung, musik latar belakang, dll
  • Visual: gambar, logo, software, dll.
  • Konten lain yang hak penggunaan komersial seluruh dunianya tidak Anda miliki.

Contoh video yang TIDAK layak

  • Video kamu berisi lagu yang dibeli untuk penggunaan pribadi (misalnya, yang dibeli di iTunes atau di toko), namun tidak memiliki untuk penggunaan komersial.
  • Kamu menemukan video di internet dan kamu tidak dapat membuktikan bahwa video ini berada di domain publik.
  • Kamu menyanyikan lirik dari lagu favorit yang berhak cipta, dan terdapat audio berhak cipta di latar belakang lagu tersebut, seperti trek instrumental atau karaoke.
  • Kamu telah menggunakan konten orang lain tanpa izin, tetapi Kamu belum menerima pemberitahuan hak cipta ke video Anda.
  • Video Kamu tidak memberikan atribusi atau kredit yang sesuai seperti yang diwajibkan oleh lisensi.
  • Jika video Kamu tidak layak, video ini mungkin dihapus dari YouTube.

Terkadang pelanggaran duplikasi tidak disengaja. Misalkan saat kamu mengambil sendiri video pernikahan, ada background musik yang memiliki hak cipta terdengar.

Jenis video apa yang layak?

Agar video layak, Kamu harus memiliki hak penggunaan komersial di seluruh dunia atas semua hal yang terkait dengan video dan video harus tunduk pada Persyaratan Layanan dan Pedoman Komunitas.

Artinya Kamu membuat sendiri semua yang ada di video dan Kamu tidak menjual hak penggunaan komersial eksklusif kepada orang lain. Jika video Anda berisi konten yang dibuat oleh orang lain, Kamu harus memiliki izin tertulis dari mereka untuk menggunakan dan menghasilkan uang dari video itu. Kamu juga dapat berbagi monetisasi video cover yang layak.

Contoh video yang memenuhi syarat di antaranya:

  • Kamu mem-video-an kucingmu dan tanpa musik latar belakang.
  • Video Kamu berisi musik bebas royalti dan Kamu dapat membuktikan hak komersial dengan mencantumkan link langsung ke lagu dan lisensi yang berlaku.
  • Band teman Kamu menulis dan merekam lagu untuk videomu dan menyatakan secara tertulis bahwa Kamu dapat menggunakan dan menghasilkan uang dari video itu.

channel Youtube monetisasi

 

Hal-hal yang tidak termasuk penilaian penolakan monetize

Tujuan Youtube adalah menciptakan lingkungan yang adil bagi semua kreator. Oleh karena itu, alasan channel tidak memenuhi syarat untuk di monetisasi BUKAN berdasarkan hal-hal seperti:

  • Seberapa unik channel kamu
  • Popularitas video kamu
  • Seberapa politis channel kamu
  • Seberapa sering kamu mengupload video
  • Orientasi seksual atau identitas gender
  • Interaksi kamu dengan penggemar

Pengajuan Ulang Monetisasi Channel Youtube

Meskipun saat ini channel kamu tidak memenuhi syarat untuk monetisasi, namun dapat diajukan dalam jangka waktu sebulan ke depan. Berikut beberapa tips agar channel kamu disetujui pada kesempatan berikutnya:

  • Pelajari kembali peraturannya
  • Pastikan channel Anda mematuhi kebijakan monetisasi YouTube.
  • Jangan dibuat-buat
  • Hindari mengupload konten milik orang lain, dan jangan membayar untuk meningkatkan jumlah penayangan, suka, atau subscriber.
  • Luangkan waktu kamu untuk mengedit atau menghapus video yang melanggar dan pastikan semuanya sudah oke.
  • Ajukan ulang jika sudah siap sebulan kemudian setelah mendapat penolakan. (Tanda ajukan berfungsi kembali)

 

Inilah alasan channel Youtube tidak memenuhi syarat untuk monetisasi

2 Comments on “Inilah Alasan Channel Youtube Ditolak Monetisasi”

  1. Untuk lagu atau footage dengan license “original” bukan mencuri, sebagian besar marketplacenya memiliki kebijakan tidak perlu mencantumkan credit link.

    Jadi tidak masalah di mata youtube ada link di deskripsi atau tidak, dia punya engine untuk mendeteksi copyright, kalau lagu berlicense itu kena content ID, kita bisa ajuin banding ke google, kalau ditolak, kita bisa komplain ke situs marketplacenya dan tim supportnya yang ngurusin.

    Yang jadi masalah itu, proses ini memakan waktu berhari2, bahkan bisa 2 minggu, dan kita sudah kehilangan berapa banyak uang saat itu.

    Makanya dulu banyak short movie atau animasi dengan full scoring (background music) dari awal sampai akhir, sekarang kebanyakan musiknya hanya dalam batas fair use, paling di awal dan akhir, sisanya hanya dialog.

    —-

    Youtube itu bisnis, mereka suka channel populer, secara kasar bisa dibilang “apapun itu kontennya”, asal tidak terlalu parah.

    Dan kalau populer, channel pencuri/reupload dari TV, monetisasinya tetap tembus, coba saja lihat deretan atas top channel Indonesia, ada channel yang hanya reupload video dari TV, di timpa watermark sama dia, dan aman2 saja. (Nama channelnya ada di jejeran 30 besar di socialblade Indonesia). Video yang diupload tidak dalam batas fair-use, karena video-videonya full durasi bisa 5-10menit.

    Dulu ada channel besar serupa yang sempat hilang kena copyright, selang beberapa hari, dia menghapus video yang dilaporkan, dan channelnya kembali lagi.

    Lalu ada satu youtuber yang isi channelnya banyak video “menjurus” ke pornografi, bahkan menunjukan alat kelamin tanpa sensor, channel ini sudah kena copyright strike 3x, yang seharusnya tidak dapat ditolerir, tapi dia mengkontak pihak youtube Indonesia, dan channelnya kembali lagi, copyrightnya jadi hanya 2. Subscribers dia itu sejuta.

    Terus ada temen gw yang motovlog, subscribersnya 200rb, tidak daftar adsense karena ini youtube cuma hobi doang, dan orangnya tajir 7 turunan, ngga butuh uang… wkwkwk… Ternyata tiba2 ada pemberitahuan dari youtube kalau monetisasi dia sudah disetujui, padahal tidak pernah diajukan. Terus dia malah minta ke pihak google sini untuk menghapus adsense dia, karena temen gw ini benci banget sama iklan, dan dia ngga mau viewersnya terganggu dengan iklan, tapi google bilang kalau channelnya potensial untuk iklan, sayang kalau tidak dipasang iklan.

    See… semua itu bisnis… youtube itu bisnis…

    Yang berat itu channel2 baru, kalau channel2 lama, mau isi videonya curian, akan aman, karena sudah ada popularitas. Viewers banyak = adsense ngalir untuk pihak google juga.

Tinggalkan Balasan