Memonetisasi Blog Dengan Native Ads MGID

Native Ads MGID merupakan salah satu layanan untuk memonetisasi blog. MGID merupakan perusahaan penyedia iklan online yang didirikan pada tahun 2004 oleh seorang programmer muda dari Ukraina, Stanislav Telyatnikov. Awalnya MGID berkantor di New York pada tahun 2008, namun untuk lebih mendekatkan kepada pelanggan maka sejak tahun 2014 berkantor di Los Angeles. MGID merupakan pemain periklanan online yang cukup lama dan masih eksis hingga saat ini. Bahkan untuk mengikuti perkembangan teknologi, MGID meluncurkan iklan dengan konsep Native Ads.

Berdasarkan pengalaman sebagai publisher Native Ads MGID, penghasilan yang saya peroleh masih kalah dengan Google adsense, namun hampir sama dengan yang saya dapat sebagai publisher Adnow. Pengalaman mendapatkan hasil MGID telah saya tulis di Penghasilan pertama MGID.

Native Ads MGIDMonetisasi Blog Dengan Menjadi Publisher MGID

 

Beberapa blog yang saya miliki telah dipasang iklan native dari MGID. Bentuk iklan yang mirip artikel terkait membuat tampilan blog sedikit terlihat indah (meskipun agak ramai). Untunglah script iklan MGID tidak terlalu membebani loading blog.

Untuk menjadi publisher MGID gampang-gampang susah. Syarat utama adalah blog memiliki kurang lebih 1000 view per hari. Bagi blog baru tentu saja menjadi kendala, apalagi blog di-approved dilakukan secara manual. Untuk bahasa blog bebas namun tidak berisi artikel yang melanggar TOS yang sama dengan iklan PPC lainnya sepertu Google adsense, adnow, dll.

Daftar penempatan iklan yang dilarang MGID dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan. Penggunaan salah satu penempatan yang tercantum di bawah ini akan menyebabkan pemblokiran akun permanen tanpa pembayaran dari unit iklan yang tampil di penempatan terlarang.

  • Penempatan widget yang melapisi pemutar video
  • Tautan klik-tayang tersembunyi yang mengirim pengguna secara otomatis ke halaman landing pengiklan MGID
  • Penempatan menghasilkan volume tinggi dari klik paksa dan penipuan
  • Penempatan pada halaman yang berisi konten dewasa
  • Penempatan pada halaman berisi pengunduhan ilegal file, video, program, permainan, dll; streaming situs web terkait, torrent, dll.
  • Widget ditempatkan di blok mengambang, yang bergerak dengan gulir halaman dan / atau tampilan di atas konten situs web

Berikut pandangan (pribadi) tentang Native Ads MGID

Kelebihan Iklan MGID

  • Script Iklan cukup ringan
  • Tampilan iklan cukup menarik bahkan terkadang menggoda pengunjung untuk mengekliknya.
  • Mendukung blog dan iklan berbahasa Indonesia
  • Ada layanan support melalui personal account manager yang telah ditunjuk (via emal dan skype)
  • Dasbor MGID cukup lengkap untuk mengetahui dan memantau perkembangan iklan dan hasilnya
  • Penghasilan berdasarkan CPC (jumlah klik) dan CPM (jumlah tayangan)
  • Wigdet iklan bisa dipasang dan disesuaikan untuk header, dalam artikel atau sidebar

Kekurangan Iklan MGID

  • Blog yang didaftarkan memiliki batasan minimal views yaitu sekitar 1000
  • Relatif sedikit iklan sehingga yang terlihat iklan hanya itu-itu saja (khusus iklan Indonesia)
  • Nilai klik dan per seribu tayang relatif kecil (khusus iklan Indonesia)
  • Blog disetujui atau tidak untuk dipasangi iklan MGID, dilakukan secara manual.
  • Layanan support belum mendukung bahasa Indonesia. Jika ada masalah harus pakai bahasa Inggris.
  • Pembayaran (PO) menunggu 30 hari
  • Minimal PO $100

Meskipun memiliki kelebihan dan kekurangan, bagaimanapun juga MGID menjadi alternatif untuk mendapatkan penghasilan dari ngeblog. Ingin mencoba? Daftar di sini.

Catatan: Meskipun ada persyaratan minimal 1000 views, namun jika blog sudah cukup lama dan memiliki views 500 bisa dicoba untuk diajukan. Apalagi jika bisa merayu personal account manager yang ditunjuk (tapi pakai bhs Inggris, yah..) agar blog diterima.

 

Memonetisasi Blog Dengan Native Ads MGID

Tinggalkan Balasan